Sabtu, 20 April 2013

Tubuh yang lesu, tidak bertenaga dan tidak bergairah



Jika anda merasakan tubuh yang lesu, tidak bertenaga, tidak bergairah sementara diluaran sana banyak hal yang mesti dikerjakan, sayangnya tubuh rasanya enggan untuk digerakan. Lebih parah lagi bila tubuh sama sekali kehabisan energi maka tidak hanya rasa pegal pada otot yang dirasakan, namun juga tubuh susah untuk digerakan bahkan untuk bangun dari tempat tidur. Disamping itu, bisa juga terjadi gangguan konsentrasi dalam mengerjakan sesuatu, mudah marah pada hal hal yang sepele dan lain sebagainya.



Jika semua itu terjadi, maka energi yang selama ini hilang harus segera dipulihkan sehingga tubuh akan kembali bekerja secara optimal. Berikut 10 langkah yang bisa dilakukan untuk membuat tubuh lebih bertenaga. Bila tidak sanggup mengerjakan semua, melakukan 1 atau 2 langkah saja sudah cukup sambil mencoba untuk melakukan langkah selanjutnya.
1. Tingkatkan konsumsi Magnesium.
Makan makanan yang sehat dan seimbang dapat membantu tubuh untuk mendapatkan vitamin dan mineral yang dibutuhkan. Sayangnya godaan untuk memakan makanan yang tidak sehat sedemikian besar sehingga kemungkinan tubuh akan kekurangan mineral cukup besar khususnya magnesium.
Para ahli mengatakan, diperkirakan mineral diperlukan untuk lebih dari 300 reaksi biokimia yang terjadi di dalam tubuh termasuk memecah glukosa menjadi energi. Jadi bila jumlah mineral sedikit berkurang maka produksi energi juga akan ikut ikutan berkurang.
Beberapa penelitian menyebutkan, wanita yang kekurangan mineral magnesium memiliki detak jantung yang lebih cepat dan memerlukan lebih banyak oksigen untuk melakukan aktivitas fisik bila dibandingkan dengan wanita yang cukup mengkonsumsi mineral magnesium.
Direkomendasikan untuk mengkonsumsi mineral magnesium antara 300 mg untuk perempuan dan 350 mg untuk laki laki. Makanan sumber magnesium antara lain : kacang kacangan, ikan dan sereal.
2. Biasakan untuk berjalan.
Berjalan? Tentu dalam pemikiran banyak orang, bukankah dengan berjalan akan membuat tubuh tambah kelelahan? Tidak demikian dengan pandangan para ahli, justru dengan melakukan aktivitas fisik ringan seperti berjalan akan meningkatkan tenaga. Berjalan merupakan aktifitas olah tubuh yang bisa dilakukan siapa saja, mudah dikerjakan, tidak memerlukan peralatan khusus dan bisa dilakukan dimana saja.
Pada penelitian yang dilakukan para ahli kedokteran, dengan berjalan selama 10 menit, tidak hanya meningkatkan tenaga saat itu saja tetapi juga selama 2 jam kedepan, dan bila setiap hari dalam 3 minggu berjalan selama 10 menit maka tingkat energi yang dihasilkan jauh lebih tinggi lagi.
3. Tidur yang cukup.
Penelitian menunjukan tekanan yang terjadi pada otak yang terlalu berat akan menyebabkan tubuh kehilangan banyak energi. Sebaliknya tidur nyenyak selama 60 menit tidak hanya memulihkan energi yang selama ini terbuang, tapi juga mengembalikan fungsi fungsi otak yang selama ini dipelajari.
4. Jangan lupa sarapan atau telat makan.
Penelitian menunjukan, orang yang sarapan pagi sebelum memulai pekerjaan mempunyai kondisi mood yang lebih baik dan memiliki tubuh yang lebih bertenaga sepanjang hari. Penelitian yang lain menunjukan lupa untuk sarapan dan makan siang akan membuat tubuh merasakan kelelahan yang berlebihan saat malam hari.
5. Hindari stress dan kendalikan amarah.
Salah satu penguras energi yang paling utama adalah stress, kata para ahli psikologi. Stress adalah hasil dari suatu kecemasan dan perasaan cemas akan memakan seluruh energi yang terdapat dalam tubuh. Seperti halnya perasaan khawatir atau takut, stress dapat menyebabkan tubuh kelelahan baik secara fisik maupun mental sekalipun tubuh hanya berbaring di tempat tidur seharian.
Seperti halnya stress, marah yang tertahan juga akan membuat tubuh kehabisan banyak energi. Hal ini disebabkan tubuh mengeluarkan energi yang berlebihan untuk mengendalikan perasaan marah tersebut.
Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi stress dan mengendalikan amarah antara lain dengan melakukan relaksasi setiap hari, berolah raga untuk membakar efek kimia dari stress dan marah, mendengarkan musik, membaca novel atau hanya bercakap cakap dengan teman dekat.
6. Minum air yang cukup, hindari alkohol.
Tubuh yang kekurangan cairan atau dehidrasi akan membuat perasaan yang lelah dan lemah. Untuk membentuk energi, tubuh memerlukan air sehingga bila pemasukan air kurang maka energi yang terbentuk pun tidak optimal. Minum segelas air juga diperlukan untuk memulihkan energi setelah berolah raga karena saat olah raga tubuh mengeluarkan cairan yang berlebihan dalam bentuk keringat.
Sedangkan alkohol membuat tubuh tertidur dengan pulas walau sebenarnya tubuh tidak tidur yang wajar sebab tidur tersebut dalam pengaruh alkohol.
7. Makan banyak serat dan rendah gula.
Tujuan dari tindakan ini adalah untuk membuat kadar gula yang seimbang dalam darah sehingga energi yang dihasilkan selalu teratur alias konstan. Saat tubuh makan makanan yang manis, kadar gula darah akan meningkat dengan sangat cepat sehingga pembentukan energi juga akan banyak, namun hal itu tidak akan berlangsung lama sebab kadar gula darah akan kembali turun dengan cepat sehingga tubuh akan kembali kelelahan dengan cepat pula.
Namun jika tubuh menerima masukan makanan yang mengandung serat tinggi, akan dihasilkan energi dengan tempo yang lambat dan teratur sehingga energi yang beredar dalam tubuh relatif konstan dan seimbang untuk mencukupi kebutuhan tubuh selama satu hari. Beberapa penelitian juga menyebutkan, dengan mengkonsumsi banyak serat juga akan meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin.
8. Jangan lupakan kudapan.
Kudapan disini tidak hanya dimaksudkan untuk mengisi waktu lowong antar waktu makan, namun dianjurkan untuk mengkonsumsi kudapan yang mengandung protein, rendah lemak, tinggi serat seperti selai kacang, roti, yogurt dan lain lain.
9. Minum susu
Susu merupakan minuman yang tidak hanya mengandung protein dan lemak sebagai sumber energi tapi juga mengandung kalsium untuk tulang. Sehingga disamping menjaga keadaan energi tubuh yang seimbang juga untuk memelihara kesehatan tulang.
10. Periksa fungsi kelenjar thyroid dan jumlah sel darah.
Tindakan ini tidak akan menghasilkan peningkatan energi yang segera, namun jika tubuh selalu merasa lelah walau telah melakukan sembilan langkah diatas maka perlu segera dikonsultasikan ke dokter untuk mengetahui fungsi kelenjar thyroid dan anemia.
Gangguan fungsi thryroid biasanya terjadi pada wanita yang habis melahirkan dan pada masa premenopause. Dengan pemeriksaan darah yang sederhana sudah dapat diketahui kelainan ini sehingga segera dapat dilakukan pengobatan yang tepat, dengan demikian tubuh akan kembali ke keadaan yang normal.
Pada anemia, rendahnya kadar hemoglobin dalam darah akan menganggu penghantaran oksigen ke seluruh tubuh padahal oksigen sangat diperlukan untuk menghasilkan energi. Hal ini biasanya terjadi pada wanita yang habis menstruasi yang berat.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar